“Poetry, like life, is one thing...Essentially a continuous of subtance or energy, poetry is historically a connected movement, a series of successive integrated manifestasions...” (I.A. Richards) Perkataan di atas saya kutip dalam buku Principles of Literary Criticsm karya I.A. Richards pada sub judul yang ketiga, “The Language of Criticsm”. Richards seakan sedang mengukuhkan betapa sesungguhnya puisi adalah suatu hal yang ditulis dengan suatu idea yang besar seakan kehidupan itu sendiri dan sesungguhnya Richards adalah seorang…
Suasana di kota santri Asyik senangkan hati Tiap pagi dan sore hari Muda-mudi berbusana rapi Menyandang kitab suci Hilir-mudik silih berganti Pulang pergi mengaji Lagu “Kota Santri” di atas yang dipopulerkan oleh Nasidaria mungkin adalah salah satu yang tak pernah bisa kita lupakan terlebih saat masa-masa menjelang ramadan atau pada acara-acara keagamaan. Bahkan lagu yang kemudian dipopulerkan kembali oleh beberapa penyanyi tanah air tersebut makin menjadi akrab di seluruh lapisan masyarakat. Saat kita mendengar lagu …
Ketika kita membaca karya sastra, sesungguhnya banyak kita berharap bahwa kita ingin mendapat suatu nilai lebih, dalam hal ini adalah konsep, gagasan dan dialektika yang hidup dan membangkitkan daya nalar kita selain tentu saja mendapat suatu hiburan dan kesenangan batin karena bagaimanapun membaca karya sastra tentu berbeda dengan membaca karya non fiksi. Kita tak ingin semata hanya melihat karya sastra sebagai sebuah teks yang tak ubahnya permainan kata-kata. Inteligensi seorang sastrawan akan memberi bobot pada karyanya yang tentu saj…
Kesunyian barangkali adalah milik seorang sastrawan, bisa jadi ia adalah seorang penyair atau pujangga, cerpenis, dan novelis atau bahkan dramawan. Banyak sastrawan membutuhkan sua sana kesunyian untuk menulis karya-karya mereka. Bahkan acapkali dalam mencari inspirasi seorang sastrawan harus mengasingkan dirinya dari dunia yang hingar bingar ke tempat yang sunyi. Kesunyian sendiri telah memberi suasana batin yang begitu puitis, romantis dan full of emotion bagi banyak sastrawan. Kesunyian juga telah bersemayam dalam pikiran dan men…
Puisi tentu saja suatu yang tak asing bagi hampir semua orang. Menulis puisi banyak dilakukan orang saat mereka berada pada suatu momentum di mana kondisi batin sedang mengalami tegangan; keresahan, kebahagiaan, iseng, atau saat sedang jatuh cinta. Ini kerap dilakukan orang banyak (Baca; awam atau pemula). Mereka menjadikan puisi sebagai curahan batin. Tentu itu sah-sah saja karena pada faktanya itu bisa kita temukan di banyak orang. Kita bisa membaca puisi tersebut di lembaran kertas atau catatan harian seseorang, di media sosial sepe…
Keseriusan atau Keisengan Karya sastra baik berupa puisi, cerpen, novelet, novel, dan drama pada dasarnya adalah sebuah karya yang lahir dari suatu perenungan yang dalam walau ada juga, bahkan banyak yang hanya menganggap suatu keisengan. Siapa saja bisa menulis karya sastra. Imajinasi, pikiran, gagasan atau pembacaan seseorang atas teks dan realitas masyarakat yang ada di sekitarnya atau juga pengalaman hidup diri sendiri dan orang lain adalah hanya berupa sumber dan cara bagi seseorang untuk bisa melahirkan karya sastra. Tingkat dan ke…
Quran sebagaimana yang ummat Islam pahami secara umum sebagai bacaan suci yang bersifat qadim atau tak bermula dan tak berakhir tentulah suatu hal yang tak perlu diperdebatkan lagi. Penamaan kata Quran sendiri lebih bisa diterima banyak kalangan dan yang paling populer meski tentu banyak nama lain untuk kitab suci tersebut karena memang banyak pendapat di kalangan ulama bahkan atas penulisan atau penamaan kata Quran sendiri. Sederhananya memang ada perbedaan yang sangat mashur antara penulisan Quran dengan huruf hamzah dan tanpa huruf hamzah. …
Social Plugin